Majalengka – Kebakaran terjadi di lahan kosong milik Pemerintah Desa Garawangi, Kecamatan Sumberjaya, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Api membakar semak-semak kering di area bekas pabrik gelas tersebut.
Kebakaran diketahui pada Selasa (1/9/2026) sekitar pukul 12.45 WIB di Blok Pajagan RT 02/RW 06, Desa Garawangi. Lahan tersebut merupakan tanah bengkok Desa Garawangi dengan luas keseluruhan sekitar 1,5 hektare.
Danramil 1711/Sumberjaya Kapten Cke Bajuri mengatakan, api pertama kali diketahui oleh warga sekitar pukul 12.30 WIB. Warga melihat kepulan asap dan kobaran api yang berasal dari area lahan kosong bekas Pabrik Gelas.
“Setelah melihat adanya api dan kepulan asap, saksi kemudian menghubungi Polsek Sumberjaya, Koramil Sumberjaya dan Satpol PP Kecamatan Sumberjaya,” kata Bajuri.
Petugas gabungan bersama warga kemudian mendatangi lokasi dan berupaya memadamkan api. Sebelum mobil pemadam kebakaran tiba, petugas dan masyarakat melakukan pemadaman secara manual menggunakan peralatan seadanya seperti ranting dan daun pohon yang dibasahi air.
Tak lama kemudian, Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Majalengka tiba di lokasi dan langsung melakukan proses pemadaman.
“Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 13.30 WIB,” ujarnya.
Dari luas lahan sekitar 1,5 hektare, area yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 500 meter persegi. Tidak ada korban jiwa maupun kerugian materi dalam kejadian tersebut.
Berdasarkan informasi sementara, kebakaran diduga dipicu pemuaian panas berlebih dari area pembuangan sampah masyarakat yang lokasinya berdampingan dengan lahan terbakar. Namun, penyebab tersebut masih berupa dugaan awal.
Sejumlah unsur terlibat dalam penanganan kebakaran, di antaranya Danramil 1711/Sumberjaya beserta anggota, Kapolsek Sumberjaya AKP Adeng beserta anggota, unsur Kecamatan Sumberjaya dan Satpol PP, Tim Damkar Kabupaten Majalengka, aparatur Desa Garawangi, serta masyarakat sekitar.
Petugas juga melakukan pengamanan lokasi, membantu proses pemadaman, dan melaporkan kejadian tersebut kepada pimpinan.
Petugas mengimbau masyarakat agar tidak membuang atau membakar sampah sembarangan, terutama di sekitar lahan yang ditumbuhi semak dan rerumputan kering. Kondisi cuaca panas dan material kering dapat membuat api dengan cepat merambat dan meluas. (Pendim_0617)





